Cari Kalimat yang Anda Inginkan
Sabtu, 23 Mei 2015
Selasa, 03 Februari 2015
Sejarh Singkat SMK YPT

SMK YPT (dahulu STM) Pringsewu, berdiri sejak Tahun 1973, berdiri terdorong atas inisiatif para pendiri akan ketidakberadaannya sekolah teknik tingkat menengah atas, dimana pada saat itu ST (Sekolah Teknik) setingkat sekolah dasar juga berada pada masa transisi. Terdorong oleh hal itulah beberapa orang perintis diantaranya : Abdul Hasyim (Camat Pringsewu pada saat itu) ; Gunawan Rahardjo, BE, ; Nurhadi DS ; Sunardi RS ; Sumarno ; Senan Widiono dan Kartina mendirikan STM Persiapan Pringsewu guna menampung para alumni ST Pringsewu yang ingin melanjutkan sekolah pada jenjang yang lebih tinggi (STM). Dengan berjalannya waktu dan sistem pendidikan yang ada pada saat itu, dimana setiap sekolah yang beroperasional wajib berlindung pada suatu yayasan, maka dibentuklah YAYASAN PENDIDIKAN TEKNOLOGI (YPT) Pringsewu dan disahkan di atas Akta Notaris No. 27 Tahun 1978 dalam bentuk Yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, kemudian diperbaharui kembali kepengurusannya dengan Akta Notaris No 11 Tahun 2003, di awal perjalanannya STM YPT Pringsewu berdiri dibuka Jurusan Teknik Bangunan, dengan fasilitas 8 gedung (Ex-ST), beberapa orang guru, dengan 17 orang siswa, yang dalam perkembangannya hingga saat ini berkembang menjadi 85 orang guru, 17 orang karyawan dan 1300 siswa yang terdiri dari 5 Jurusan / Program Keahlian :
| NO | Jurusan |
| 1. | Mekanik Otomotif |
| 2. | Teknik Audio Video |
| 3. | Mesin Perkakas |
| 4. | Teknik Instalasi Listik |
| 5. | Teknik Komputer dan Jaringan |
Sabtu, 31 Januari 2015
Pembelajaran yang Rileks Untuk Para Siswa
Untuk menghasilkan generasi muda yang memajukan bangsa , tentunya harus diawali dengan proses pendidikan yang efektif dari masa-masa sekarang, sehingga pada masa yang akan datang generasi muda Indonesia akan mengharumkan nama bangsa , berkat didikan pada proses pembelajaran yang efektif , proses pembelajaran yang menarik dan proses pembelajaran yang rileks namun dapat dimengerti oleh seluruh siswa , menurut pengarang, proses pendidikan berhasil atau tidak berhasilnya dikarenakan karena pelajar itu sendiri maupun karena guru yang mengajar .
Pada saat ini banyak para pelajar yang menginginkan pembelajaran yang membuat nya aktif untuk menerima soal-soal dari bapak ibu guru , dan banyak pelajar yang menginginkan pembelajaran yang menyenangkan , seperti mebuat soal dalam bentuk cerita , sehingga para pelajar dapat lebih mengerti apa yang ada di dalam pelajaran. Para guru bisa menjelaskan maupun memberi contoh tentang kehidupan sehari-hari , tidak hanya terpaku pada contoh yang ada di buku saja, agar dapat menimbulkan pengetahuan yang imajinatif , sehingga pola pikir dari sang pelajar mempu berkembang dengan luas , tidak terpaut pada contoh-contoh soal yang aa dibuku saja. Para siswa dapat mempresentasikan hasil pekerjaan di depan teman-teman nya tentang pelajaran yang dilakukan , sehingga pelajar dapat mempunyai mental yang kaut untuk menghadapi orang banyak yang ada di depannya , agar kita dapat merasa percaya diri dan tidak malu-malu ketika berbicara di depan umum nantinya.
Menurut pengarang pembelajaran seperti itu akan sangat menyenangkan bagi para siswa dikarenakan para siswa akan lebih aktif untuk berimajinasi dalam melakukan proses pembelajaran untuk menemukan jawaban dari apa yang di belajarinya.
Generasi yang Membanggakan Bangsa
Sebagai generasi muda dan generasi penerus bangsa Indonesia , kita harus bisa memajukan bangsa dengan penuh prestasi yang dapat membanggakan Negara kita . Kita harus bisa membuat bangga Negara kita , membuat bangga sekolah kita dan membuat bangga orang tua kita . Ada banyak pelajar di nusantara yang sudah dapat membanggakan Negara kita dari berbagai bidang. Kita dapat melihat nya dalam bidang pendidikan dan yang lainnya , banyak para pelajar yang telah bisa menaklukan dunia pendidikan dengan benjuarai perlombaan dalam level internasional yang di ikuti oleh Negara-negara di dunia salah satunya adalah pelajar yang berasal dari Indonesia yaitu Josephine moniqa Yang megikuti lomba fisika tingkat internasional.

Foto Josephine moniqa bersama teman-temannya dalam lomba fisika internasional
Perlombaan tersebut diikuti oleh 66 negara yang yang berkompetisi dalam lomba tersebut , pastinya semua peserta ingin menjadi yang terbaik , begitu pula dengan Josephine moniqa, dengan perjuangan nya dalam menjawab soal-soal yang diberikan akhirnya dia berhasil mendapat juara pertama dan meraih mendali emas untuk Indonesia dalam bidang pendidikan . Ia juga pernah diundang oleh bapak Presiden Joko Widodo dan memperkenalkan nya kepada bangsa Indonesia sehingga bangsa Indonesia dapat mengenali dirinya. Siapa yang menyangka bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di dunia pendidikan internasional , kita harus dapat berusaha untuk bisa membanggakan Negara kita dengan semangat untuk selalu maju , semangat untuk selalu belajar dan terus belajar , dan semangat untuk tidak pantang menyerah dalam hal apapun .
Generasi yang Memalukan Bangsa
Banyak para murid yang serius dalam belajar namun banyak pula pelajar yang bemalas-malasan dalam proses pembelajaran. Apakah nantinya bangsa Indonesia dapat maju ? Pasti bisa menjawab nya kan jika masih banyak pelajar yang bermalas-malasan dalam belajar ? Tentu saja jawabannya Indonesia sulit untuk maju , Indonesia sulit untuk menjadi lebih baik jika generasi muda Indonesia masih banyak yang membolos sekolah , banyak yang bermalas-malasan di sekolah , dan banyak yang merokok di dalam lingkungan sekolah.




